Jumat, 15 Agustus 2014

Hikaru Utada

     Hikaru Utada (宇多田ヒカル Utada Hikaru, sering dipanggil Hikki oleh para penggemarnya) (lahir di New York City, Amerika Serikat, 19 Januari 1983;) adalah penyanyi Jepang yang terkenal. Lagu-lagunya telah berkali-kali menduduki peringkat pertama dalam tangga lagu Oricon. Ia dikenal luas di negara lain berkat single "First Love". Mantan suaminya, Iwashita Kazuhiro (yang lebih dikenal dengan nama Kazuaki Kiriya) adalah seorang sutradara. Menguasai alat musik gitar dan piano, Utada telah merilis empat album dalam bahasa Jepang. Pada tahun 2005 dia mencoba karier internasional dengan sebuah album berbahasa Inggris berjudul Exodus di bawah nama "UTADA".
      Utada adalah salah satu bintang terbesar di Jepang dan saat ini sudah menjual lebih dari 40 juta keping CD. Ia juga dikenal publik sebagai musisi yang dapat berbicara dalam dua bahasa dengan lancar karena ia dibesarkan di dua negara, Jepang dan Amerika Serikat. Dia juga dikenal oleh publik Amerika dengan nama 'Utada'. Utada menyanyikan lagu tema untuk video game berjudul Kingdom Hearts dan Kingdom Hearts II. Pada awalnya, Utada menganut aliran musik R&B dengan beat-beat yang rendah, namun sekarang musiknya lebih mengarah ke aliran pop eksperimental. Pada tahun 2002, Utada menikah dengan seorang sutradara merangkap fotografer bernama Kiriya Kazuaki (nama asli: Iwashita Kazuhiro) yang berusia 15 tahun lebih tua dari Utada namun mereka bercerai pada Maret 2007 setelah 4 tahun lebih hidup bersama. Tercatat baru-baru ini bahwa Hikaru Utada telah menjual 24 juta keping CD album, 16,7 juta keping CD single, dan 2,67 juta unit DVD/VHS.
     Pada tanggal 9 Desember 1998, Hikaru Utada memulai debutnya dengan merilis sebuah single bertajuk Automatic/time will tell. Di luar perkiraan, single ini membuat Hikki, yang menurut komentar teman sekolahnya, menjadi terkenal dalam satu malam. Total penjualan single yang dirilis dalam versi 8cm dan 12cm ini begitu menakjubkan, yakni 2.063.000 keping (namun karena dihitung sebagai dua produk yang berbeda, single ini hanya berhasil menduduki peringkat #2 dan #4). Dalam waktu dua bulan, dia kembali merilis single dengan tajuk Movin' on without you yang kembali terjual melampaui angka 1 juta keping dan menjadi single pertama Utada yang menduduki #1 di tangga lagu Oricon (semacam Billboard versi Jepang). Berbeda dengan penyanyi Jepang yang biasanya merilis 3-4 single terlebih dahulu sebelum merilis album, Utada merilis album debutnya hanya dengan jeda 1 bulan dari single keduanya. Album yang diberi judul First Love ini langsung melesat ke #1 dan perlahan-lahan terjual hingga 9,86 juta keping di seluruh dunia; membuatnya menjadi album dengan penjualan tertinggi sepanjang perjalanan sejarah musik di Jepang dan hinga kini tampaknya rekor ini belum akan terpecahkan. Sebulan setelah album dirilis, sebuah single berjudul First Love dirilis. Sebagai single yang dirilis setelah perilisan album, single ini mencapai penjualan yang memuaskan yakni 800.000 keping dan hingga saat ini tetap menjadi lagu wajib di karaoke-karaoke Jepang. Pada tahun yang sama, Utada juga berduet dengan penyanyi ternama Jepang Shiina Ringo menyanyikan lagu I Won't Last A Day Without You milik The Carpenters.
     Di penghujung tahun 1999, Utada merilis single #1 keduanya yaitu Addicted To You yang terjual sebanyak 1.784.000 keping CD. Dilanjutkan dengan Wait & See~risk~ yang juga menjadi #1 dengan total penjualan 1.662.060 keping CD. Kedua single ini diproduseri oleh Jimmy Jam & Terry Lewis yang pernah memproduseri Janet Jackson. Pada bulan Juli-Agustus, Utada menggelar tur nasional pertamanya yang bertajuk BOHEMIAN SUMMER 2000 selama liburan sekolahnya. Tur ini sebenarnya dijadwalkan untuk dilangsungkan pada 16 hari yang berbeda, namun karena permintaan fans, tur ini diperpanjang 3 hari. Single berikutnya dirilis untuk mempromosikan tur ini dan kembali menjadi #1. Single berjudull For You/Time Limit ini terjual sebanyak 888,650 keping CD.
Setelah tur berakhir, Utada memutuskan untuk istirahat dari dunia musik dan melanjutkan pendidikannya ke Columbia University di New York. Hikki sempat ditegur oleh pihak universitas karena banyaknya wartawan dan mahasiswa lain yang ingin melihat bagaimana sosok seorang 'Britney Spears Jepang'. Menanggapi hal ini Hikki hanya menjawab 'I'm not like that gorgeous bombshell'. Namun Hikki memutuskan untuk cuti kuliah setelah setengah semester karena ternyata kuliah tidak sesulit yang ia kira.
Di awal tahun 2001, Utada kembali ke Jepang dan merilis Can You Keep A Secret? yang menjadi #1 song of the year dengan penjualan mencapai 1.484.940 keping. Di akhir tahun 2001, Utada menjadi satu dari sedikit artis yang memiliki #1 Album of The Year sekaligus #1 Single of The Year. Bukan hanya itu, Distance yang terjual sebanyak 4,64 juta keping juga menjadi album yang terjual paling banyak di seluruh dunia pada tahun 2001.
     Sama seperti First Love, Utada juga berencana untuk merilis 'Distance' sebagai single. Namun, sebuah kejadian tragis menimpa seorang gadis kecil bernama Yamashita Nana yang meninggal karena menjadi korban penusukan brutal di sekolahnya. Sebelum meninggal, Nana memenangkan sebuah kompetisi menulis essay; di mana ia menulis bahwa ia ingin menjadi penyanyi seperti idolanya, Hikaru Utada. Utada yang mengetahui hal ini memutuskan untuk mengubah komposisi lagu Distance dan menghasilkan FINAL DISTANCE. Dia mengubah lagu Distance yang ceria menjadi FINAL DISTANCE yang depresif dan penuh emosi. Sebuah PV dibuat untuk single ini, PV yang secara artistik mengungkapkan seluruh kesedihan yang ada dalam lagu ini. PV ini disutradarai oleh Kiriya Kazuaki yang nantinya akan menjadi suami Hikaru Utada.
Selanjutnya, single yang sangat berlawanan dengan FINAL DISTANCE dirilis. Traveling benar-benar menjadi penyempurna kariernya. PV untuk single ini yang kembali disutradarai oleh Kiriya menampilkan sentuhan futuristik yang indah dan artistik.
Di awal tahun 2002, Utada membuat lagu untuk OST Kingdom Hearts yang berjudul Hikari (cahaya) yang uniknya ditulis dengan huruf yang sama dengan Hikaru. Kemudian dibuat versi bahasa Ingrisnya yang berjudul Simple And Clean dan menjadi lagu Utada yang paling dikenal di luar Jepang. Kemudian melanjutkan sukses single-single sebelumnya, SAKURA drops/Letters dirilis. Walau keduanya adalah A-SIDE, hanya SAKURA drops yang memiliki PV. PV SAKURA drops juga menjadi penutup Kiriya Trilogy FINAL DISTANCE-traveling-SAKURA drops.
Lalu sebuah album pun akhirnya dirilis. Deep River mendapat kritik yang sangat baik dan terjual sebanyak 3,64 juta keping dan kembali menjadi #1 Album of The Year mengalahkan Rivalnya, Ayumi Hamasaki. Namun traveling harus puas menjadi #2 Single of The Year di belakang single H milik Ayumi Hamasaki yang menjadi #1.
Pada tanggal 6 September 2002, Utada mengumumkan pernikahannya lewat situs resminya. Ia mengatakan bahwa tak ada masalah pada usia berapa seseorang menikah, karena ia dan suaminya (Kiriya Kazuaki) sama-sama belum berpengalaman dan selalu ada yang pertama untuk semua hal. Berlawanan pada artis Jepang yang biasanya mengalami penurunan karier setelah menikah, Utada semakin bersinar setelah pernikahannya.

Info lebih lanjut silahkan kunjungi : Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar